Refleksi Psikologis & Filosofis Tentang Kehidupan & Kemanusiaan Berdasarkan Glimpses Dari Alkitab

Interpretasi dari Alkitab selama berabad-abad

Selama berabad-abad telah ada berbagai interpretasi dan komentar tentang Alkitab. Di antara yang paling terkenal adalah salah satu dari abad ke-11, Rabbi Shlomo Yitschaki (dikenal sebagai Rashi, 1040 – 1105) – seorang rabi Perancis dari Abad Pertengahan, dianggap sebagai sarjana terbesar yang pernah menafsirkan Perjanjian Lama. Penafsiran lain yang sangat berharga dari Perjanjian Lama adalah dari tanggal yang jauh kemudian – abad ke-19 – salah satu Moshe David Cassuto, seorang Rabi dan Sarjana Italia (1883 – 1951).

Banyak dari penafsiran semacam itu dimaksudkan terutama bagi mereka yang mengabdikan diri untuk membaca dan mempelajari Alkitab, dan jika tidak terlalu rumit bagi kebanyakan orang untuk mengerti.

Kisah-kisah Alkitab diceritakan dalam bahasa yang sederhana

Selain itu, ada banyak buku yang menceritakan kisah-kisah Alkitab dalam bahasa yang lebih "sederhana, mudah dibaca". Banyak dari buku-buku seperti itu, yang ditujukan untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak, berusaha untuk menjadi akurat bagi Kitab Suci, yang dibuat dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, yang bertujuan agar pembaca memahami dan memahami pokok-pokok cerita (Saya tidak menyebutkan di sini contoh-contoh kisah semacam itu agar tidak "mengiklankan" salah satu dari mereka).

Namun, Mordechai Rimor, Ph.D., seorang psikolog, seorang filsuf, seorang guru perguruan tinggi dan penulis banyak karya akademis dan sastra, telah menemukan cara unik untuk membawakan kisah-kisah Alkitab untuk perhatian kita. (Mordechai Rimor, Ph.D .: Variasi Buku: Glimpses dari Alkitab, Membuat Penerbitan Ruang Mandiri, 2012, 590 Halaman).

Keunikan dari "Variasi pada Buku" Dr. Rimor

"Variasi pada Buku", unik dalam bentuk dan gaya, menampilkan cerita singkat – satu halaman atau kurang. Setiap kisah didasarkan pada satu ayat yang diambil dari Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru. Dalam lebih dari 500 cerita dalam "Variasi Buku" Dr. Rimor memungkinkan imajinasinya untuk membawanya melampaui interpretasi "kering" dari ayat tersebut dan ke alur cerita yang lebih puitis, menarik, dan ringkas. Dengan demikian, ia tidak hanya membawa pendekatan yang unik (berbeda dari banyak orang lain yang mencoba menafsirkan Alkitab secara harfiah), tetapi juga melibatkan kita, para pembaca, dalam memvisualisasikan gambar yang dia gambar di depan mata kita.

Apa yang unik dan menyegarkan tentang "Variations on the Book" Dr. Rimor adalah bahwa dia tidak mencoba menafsirkan cerita Alkitab, juga tidak berusaha menulis kembali atau buat mereka dalam bahasa yang sederhana. Sebaliknya, ia mengambil sebuah paragraf yang menarik perhatiannya dan, berdasarkan paragraf tunggal ini, ia membuat cerita fiksi pendek dan ringkas, menerapkan kekuatan imajinasinya sendiri.

Dengan demikian Dr. Rimor memberi kita – para pembaca – kebebasan dan "izin" untuk menggunakan imajinasi kita sendiri, persepsi psikologis dan filosofis – sama seperti dia! – untuk berhubungan dengan kisah-kisah Alkitab di dengan cara kita sendiri, dengan demikian mengaitkan pengalaman hidup dan kebijaksanaan kita sendiri dengan cerita-cerita Alkitab.

Banyak pakar sastra dan agama telah lama menyetujui premis bahwa Alkitab menelan semua kemungkinan "skenario" manusia, dari cinta dan kematian, sampai pengkhianatan dan perang; dari keyakinan dan kesetiaan, hingga kesedihan dan kebahagiaan. Buku Dr. Rimor mencatat argumen yang begitu terkenal dan menggunakan imajinasinya yang bermanfaat untuk membawa perspektif kehidupan baru yang lebih baik ke banyak ayat-ayat Alkitab.

Dengan demikian, Rimor's "Variations on the Book" mengisyaratkan nilai pendidikan Alkitab, dengan "mengizinkan" dan mendorong kita untuk membuka mata dan imajinasi kita terhadap cerita-cerita Alkitab – masing-masing dari persepsi dan pengalaman hidup kita sendiri.

Apakah ada cara yang lebih baik untuk "terlibat" dengan kisah-kisah ini daripada pada level pribadi?